Berita Terbaru

Mengganti Komponen SMD Mesin TV

Cerita tentang service televisi, beda dulu beda dengan sekarang.

Dulu itu saya sering kali dapet service an tv tabung dari 14 inch sampai 29 inch.

Perbaikan nya bisa dibilang gampang gampang susah. Banyakan gampang nya daripada susah nya. Ya, gampang kalau kamu memang tau dasar teori dari komponen elektronika.

Lagipula jaman dulu sparepart atau komponen yang terpasang pada tv tabung masih di dominasi oleh komponen DIP atau komponen biasa yang dipasang diatas papan pcb. Jadi kalau kita mau ganti komponen yang rusak, mudah saja tinggal sedot timah nya lepasin deh komponen nya. Nyolder menyolder pun juga masih dirasa mudah hanya dengan menggunakan solder biasa saja.

Berbeda dengan sekarang, walaupun tv tabung masih ada dan sedikit jumlahnya, sekarang kebanyakan komponen yang digunakan adalah berjenis SMD, komponen yang nempel di bagian bawah dari papan pcb. atau nempel langsung dibagian tembaga pcb nya.

Itu kan tv tabung yang sudah modern, nah kalau tv lcd, tv led bahkan bisa dibilang bagian mainboard nya jarang sekali kita melihat komponen DIP (komponen biasa yang ada kaki nya disolder nembus pcb itu). Kebanyakan uda pake komponen yang super kecil dan saling berdekatan. Jalur pcb nya pun uda atas bawah :D

Belum lagi pas kita cek kok komponen nya dikit kali. cuma sekilas beberapa ic dengan kaki banyak aja yang nempel di pcb wkwkwk. Komponen smd yang terpasang pada mainboard tv ada yang masih bisa dilepas menggunakan solder biasa, namun ada juga yang mengharuskan kita untuk menggunakan solder uap atau yang sering disebut dengan blower.

Blower itu adalah sebuah alat yang bisa kita gunakan untuk melepas komponen dengan sistem menghembuskan angin panas yang terpusat, sehingga timah yang ada pada kaki komponen dan juga pcb menjadi lunak dan memudahkan kita untuk melepas komponen nya.

Dalam mengganti komponen smd, ada beberapa alat dan bahan yang wajib kamu punya yaitu :

  • Solder uap atau blower
  • Timah
  • Flux solder
  • Wick
  • Pinset
  • Kaca pembesar

Nah semua alat dan bahan itu merupakan modal kamu untuk nyopot atau juga masang komponen smd.

Flux dalam proses pemasangan maupun pelepasan komponen smd berfungsi untuk mempercepat proses timah mencair dan juga memudahkan timah menempel pada tembaga pcb dan juga kaki komponen yang akan dipasang. tanpa flux saat menyolder, maka kamu akan merasakan timah yang tidak mengkilap saat selesai menyolder, apalagi kalau kualitas timah yang kamu pakai kurang baik.

Untuk flux itu sendiri, saya menggunakan flux merk amtech.

Kalau wick itu digunakan untuk membersihkan sisa sisa timah yang masih menempel dan mengganggu pada tembaga pcb. Biasanya dengan adanya sisa timah pada pcb, kita akan kesulitan untuk meletakkan komponen smd untuk dilakukan penyolderan, karena permukaan pcb yang menjadi tidak rata oleh sisa timah tadi.

Wick kalau saya lihat terbuat dari tembaga yang dibuat anyaman halus. Kalau menurut saya kenapa dibuat anyaman, karena sama seperti kabel serabut, akan sangat mudah menyerap timah nya.

Dalam proses pelepasan komponen smd menggunakan blower, saya sendiri menggunakan setingan suhu diangka antara 5 dan 6 pada solder uap atau blower yang saya punya. Saat memblower komponen, kita harus memberikan sedikit flux dibagian kaki nya agar mudah nantinya timah mencair.

Begitu juga saat proses pemasangan. Sebenarnya dalam proses pemasangan komponen smd kalian bisa menggunakan solder biasa dalam menempelkan komponen smd ke tembaga pcb nya. namum jika kondisi pcb bagus dan saat sisa timah yang ada tidak terlalu kasar, kamu bisa juga menyolder komponen itu langsung dengan blower. Karena jika timah sisa yang ada itu rapi dan rata, saat di blower komponen akan otomatis menyesuaikan posisi kaki nya pada pcb akibat dari gaya tarik yang ditimbulkan oleh timah yang mencair, ini sering disebut dengan self alignment.

Nah saat sudah disolder kamu bisa membersihkan sisa flux dengan menggunakan cairan pembersih. Sisa flux ini harus dibersihkan karena jika tidak, akan membuat debu mudah menempel pada pcb dan menimbulkan korosi ataupun penjamuran.

Saya sendiri membersihkan sisa flux pada video dibawah menggunakan cairan thinner A spesial.  Untuk kamu yang masih bingung dengan proses nya kamu bisa cek tutorial yang sudah saya buatkan dalam bentuk video dibawah ini. Silahkan cek video tutorial saya berikut ini.

Hasil Pencarian :


Jangan Lupa Cek Juga Artikel Di Bawah Ini
Membuat Effect Asap Panggung
views 19749
Effect asap sering kali kita temukan di setiap pertunjukkan panggung, baik itu pergelaran musik hingga drama. Biasanya dalam dunia film di tv juga tid...
Cara Membobol Kunci Gembok
views 32756
Kunci gembok sering kali dipakai untuk mengamankan sesuatu. Ada yang untuk mengunci pintu, pagar, kotak penyimpan alat dan sebagainya. Kunci gembok a...
Memperbaiki Playstation 4 Rusak Mati
views 1175
Playstation atau yang sering kita sebut dengan PS adalah sebuah perangkat elektronik yang kita gunakan untuk menghibur diri karena sebuah playstation ...
Layout Transfer Paper
views 1091
Membuat layout PCB pada lembaran papan pcb tidaklah terlalu sulit, namun permasalahan yang sering kita hadapi dalam proses transfer gambar layout ke t...
Membaca Sensor LDR Dengan Arduino
views 83
Halo temen temen para pembaca setia duwiarsana.com Sekarang kita lanjut lagi belajar arduino nya. Kita akan belajar tentang bagaimana membaca nila...
Panjerubie – Membuat Arduino Sederhana
views 1314
Arduino kalau disini di kampus saya sudah dikenal sejak hampir lima tahun lalu. mungkin memang aga terlambat, karena arduino sudah ada jauh sebelum it...
Cara Membuka Casing Iphone
views 5016
Ini artikel saya tulis, tapi kayanya cara buka casing iphone sudah pernah saya posting di blog saya dulu dulu sekali di dewataelektronik.com. Atau mun...

Tentang Anak Agung Duwi Arsana

Seorang tukang service serabutan dari desa Panjer, Denpasar Bali. Senang bercerita tentang kegiatan sehari hari di blog dalam bentuk tulisan tulisan ngawur maupun di youtube dalam bentuk video yang ga jelas.

Baca juga

Cara Flash Firmware TV

Dalam kegiatan saya memperbaiki TV baik itu LCD, LED ataupun TV tabung biasa, kerusakan yang sering …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nineteen + 11 =