Rangkaian Arduino Flasher Polisi

Back to Blog

Rangkaian Arduino Flasher Polisi

Sekarang kita akan belajar membuat rangkaian dan program sederhana untuk sebuah flasher polisi.

Kalian tentu tau flasher polisi kan? Biasanya selain disebut dengan flasher, orang orang juga biasa menyebut nya lampu strobo.

Flasher polisi kalau kita perhatikan memang sangat keren sekali dengan pola kedip dan warna nya yang menyala secara bergantian.

Jika kita buat ulang flasher polisi tersebut dan memasang nya di kendaraan kita sendiri tentunya akan menambah keren penampilan kendaraan kita.

Tapi sebelum itu, kita perlu belajar membuat rangkaian sederhana nya terlebihdahulu. Tentunya kita akan membuat nya dengan menggunakan modul atau board arduino.

Alat dan Bahan

  • Arduino Uno
  • Kabel jumper
  • LED
  • Resistor 1K
  • Breadboard

Gambar Rangkaian

  • You've just added this product to the cart:

    Arduino Uno Clone

    Arduino Uno Clone

    Arduino uno clone, solusi untuk belajar arduino yang murah meriah serta kompatibel dengan Uno asli

    Rp65.000
  • You've just added this product to the cart:

    Breadboard 400 Point

    Breadboard 400 Point

    Breadboard untuk keperluan merangkai rangkaian elektronik tanpa harus membuat pada papan PCB. komponen dapat dibongkar pasang dengan sangat mudah.

    Rp25.000

Rangkaian flasher polisi ini sangat mirip dengan rangkaian LED berkedip yang sudah kita pelajari pada artikel belajar arduino sebelum nya. Kalau sebelum nya hanya menggunakan 1 buah LED saja, sekarang ada penambahan 1 LED lagi agar mirip dengan flasher polisi aslinya yang menggunakan lampu di sisi kanan dan kiri kendaraan patroli nya.

[irp posts=”5941″ name=”Belajar LED Berkedip Arduino”]

Coding dan Penjelasan

int led1 = 13; //Pin LED 1
int led2 = 12; //Pin LED 2

void setup() {
  pinMode(led1, OUTPUT); //Pin led1 sebagai output
  pinMode(led2, OUTPUT); //Pin led2 sebagai output

}

void loop() {
  digitalWrite(led1,HIGH); //Menyalakan LED 1
  delay(95); //Jeda 95mS
  digitalWrite(led1,LOW);
  delay(45);
  digitalWrite(led1,HIGH);
  delay(45);
  digitalWrite(led1,LOW);
  delay(45);
  digitalWrite(led1,HIGH);
  delay(45);
  digitalWrite(led1,LOW);
  delay(45);
  digitalWrite(led1,HIGH);
  delay(95);
  digitalWrite(led1,LOW);

  digitalWrite(led2,HIGH); //Menyalakan LED 2
  delay(45); //Jeda 45mS
  digitalWrite(led2,LOW);
  delay(45);
  digitalWrite(led2,HIGH);
  delay(45);
  digitalWrite(led2,LOW);
  delay(45);
  digitalWrite(led2,HIGH);
  delay(45);
  digitalWrite(led2,LOW);
  delay(45);
  digitalWrite(led2,HIGH);
  delay(95);
  digitalWrite(led2,LOW);

}

[ads1]

Kalau dilihat kita banyak sekali menggunakan delay, disini penggunaan delay tergantung pada pola kedip yang akan ditampilkan oleh LED.

Kalian juga bisa menggunakan pola delay yang berbeda sesuai selera, tapi delay yang saya gunakan disini adalah hasil copy atau meniru dari delay flasher polisi sebenarnya. selamat mencoba. Salah satu contoh hasil flasher nya adalah pada video berikut ini.

Share this post

Komentar anda

Back to Blog