Waktu itu saya menerima sebuah service an power supply sebuah tv led.

Tidak dengan tv tidak juga dengan mesin tv nya, hanya sebuah power supply saja dengan kondisi yang mati total.

untuk dapat memperbaiki sebuah power supply, hal yang terpenting disini adalah skill atau keterampilan dalam menentukan letak kerusakan, olehkarena itu kita juga dituntut untuk mahir menggunakan sebuah alat ukur.

Minimal jika kamu mau memperbaiki sebuah power supply seperti artikel yang saya buat disini, kamu harus punya yang namanya sebuah alat ukur yang biasa disebut multimeter atau avometer.

Pengukuran yang akan dilakukan pada power supply juga tidak boleh dilakukan secara sembarangan, karena range switch yang dipilih pada power suplly terhadap komponen yang akan kita ukur haruslah sesuai agar tidak terjadinya kerusakan pada alat ukur yang digunakan. Misalnya kita akan mengukur tegangan, tapi range switch pada alat ukur kita pilih adalah ohm meter, maka jelas saja alat ukur akan rusak. Atau batas maksimum yang tidak sesuai.

Bagaimana cara kita untuk menentukan batas ukur dalam pengukuran? Tentunya mudah, misal kita akan mengukur tegangan ac, sedangkan kita tidak tau kisaran berapa tegangan yang akan kita ukur itu. Kita bisa mulai mengukur dengan batas ukur tertinggi terlebihdahulu, lalu diturunkan dengan melihat tegangan yang diukur sebelumnya untuk mendapatkan resolusi pengukuran yang lebih baik namun masih dalam batas pengukuran.

[ads1]

Nah dalam kasus memperbaiki power supply tv led ini, langka langkah pengukuran harus dilakukan secara berurutan dari arak datang nya listrik sampai dengan keluaran tegangan menuju rangkaian yang akan disupply. Saya memulai dengan mengukur apakah tegangan ada pada konektor kabel listrik dari PLN. setelah itu ukur tegangan yang melewati fuse. Dalam hal ini saya mendapati bahwa fuse pustus. Apakah kita bisa langsung mengganti fuse tersebut dan menyalakan nya kembali? Tentu saja tidak.

Fuse putus tentunya ada penyebab nya. Bisa saja fuse putus disebabkan oleh beban berlebih atau short sirkuit. Baik kita kaan lanjut melakukan pengukuran tegangan setelah induktor filter, ternyata masih ada tegangan. Dilanjutkan dengan melakukan pengukuran tegangan pada rangkaian penyearah yaitu dioda kiprok. Dioda kiprok merupakan sebuah komponen yang secara teori tersusun dari 4 buah dioda yang dirangkai secara jembatan untuk dapat menyearahkan gelombang penuh dari inputan tegangan ac menjadi dc. biasanya jika terjadi short pada salah satu dioda di kiprok ini maka nilai beban akan bertambah sehingga bisa menjadi satu penyebab fuse putus. Namun setelah saya melakukan pengukuran seperti yang saya lakukan pada video, kiprok ini tidak rusak.

Pengukuran dilanjutkan menuju komponen mosfet yang berfungsi untuk mendrive sebuah trafo switching. Mosfet ini sendiri juga di drive pin gate nya dengan sinyal PWM yang dihasilkan oleh sebuah ic pwm generator. Pengecekan secara fisik yang saya lakukan menunjukkan bahwa mosfet ini rusak karena adanya tanda pecah serta hangus terbakar pada salah satu kaki nya. Namun kalian bisa juga melakukan pengukuran dengan menggunakan avometer menggunakan metode pengukuran yang sama dengan mengukur dioda.

[ads2]

Setelah membeli mosfet yang baru, walaupun tidak mendapatkan nilai aslinya (saya ganti dengan ampere yyang lebih besar) akhirnya power supply bisa menyala dan tegangan yang keluar sesuai dengan rate tegangan nya masing masing.

*penggantian mosfet dengan tipe lain bisa dilakukan dengan catatan tipe channel mosfet nya sama dan arus yang digunakan tidak boleh kurang dari aslinya.

[fblike]