Membuat Penyiram Tanaman Otomatis

Back to Blog

Membuat Penyiram Tanaman Otomatis

Untuk seseorang yang suka berkebun tentunya menyiram tanaman adalah kegiatan yang wajib dan rutin harus dilakukan agar tanaman yang dipelihara dapat tumbuh dengan baik.

Kalau saya sendiri biasanya setiap pagi dan sore saya menyiram tanaman dirumah seperti anggrek, pohon pohon hias, dan pohon pakis yang menempel di tembok rumah saya.

Anggrek angrek yang saya gantung dengan pot tentunya harus mendapat perhatian lebih karena tanah pada pot terbut cepat sekali kering karena tidak menyatu dengan tanah di halaman (bumi)

Kadang juga kalau di perkubunan saya lihat penjaga kebun harus selalu rutin mengairi kebun nya agar tanaman yang dipelihara tidak mati.

Nah sekarang saya mau ngasi tau gimana caranya membuat alat yang mampu bertugas untuk menyiram tanaman, saat kondisi tanah pada tanaman tersebut sudah hampir kering. Ya, ga secara langsung sih nyiram tanaman nya. tapi alat ini akan menghidupkan pompa dulu, yang nantinya pompa air ini mengalirkan air ke tanaman yang ditentukan. Kalau kondisi tanah sudah cukup basah maka dengan otomatis juga pompa nya nanti akan mati dengan sendirinya.

Alat dan Bahan

Untuk membuat project ini beberapa komponen yang diperlukan adalah :

  1. Board Arduino (klik)
  2. Sensor Soil Moisture
  3. Module Relay
  4. Kabel Jumper

 

Gambar Rangkaian

Untuk menghubungkan sensor kelembaban tanah atau soil moisture sensor kalian bisa mengikuti gambar berikut sebagai referensi.

Sedangkan untuk pin yang dihubungkan ke module relay bisa mengikuti pada pin yang dituliskan pada coding arduino.

Untuk sensor kelembaban tanah, disarankan pemasangan sesuai dengan batas tanam sensor untuk mencegah terjadinya pembacaan nilai sensor yang tidak sesuai.

[ads1]

Coding Arduino

Untuk kalian yang mengikuti tutorial pada youtube, kalian bisa menggunakan coding yang ada pada jendela berikut.

Baca juga  Belajar Tulis Karakter ke LCD

int pompa=2;
void setup(){
 Serial.begin(9600); 
 pinMode(pompa,OUTPUT);
}

void loop(){
  int sensorValue = analogRead(A0);
  Serial.println(sensorValue);
  if(sensorValue>350) digitalWrite(pompa,HIGH);
  else if(sensorValue<300) digitalWrite(pompa,LOW);
  delay(100);
}

Atau untuk kalian yang kurang paham untuk instalasi perkabelan nya kalian bisa saksikan video youtube nya berikut ini yang lengkap dengan penjelasan coding yang dibuat.

Share this post

Komentar anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to Blog