Pagi itu kalo ga salah dua hari lalu dari hari ini saya niatin untuk jalan jalan ke pasar loak yang memang dulu, saya rajin kesana. Buka mulai jam 9 pagi sampai 12 siang saja. disana saya mencari beberapa buah kamera jadul yang masih terdapat flash nya. Dan akhirnya saya dapatkan kamera tersebut, dari yang full manual dan juga semi otomatis.

Saya membeli 3 buah kamera jadul seharga 50ribu dan langsung saya bawa pulang pagi itu. Dirumah langsung saja dibongkar dan diambil rangkaian flash nya. Apa kaitan nya rangkaian flash tersebut dengan lampu emergency? Pada rangkaian flash kamera disana terdapat step up tegangan yang mampu menaikkan tegangan antara 1.5v sampai 3v ke tegangan maksimum 300v. dimana saya tau hal tersebut? padahal belum ngukur tegangan nya. Karena kamera jadul dengan flash biasanya dicatu oleh satu atau dua buah battery AAA yang masing masing tegangan nya adalah 1.5v. lalu bagaimana saya mengetahui tegangan stepup nya hingga max 300v? karena di dalam nya terdapat kapasitor high voltage yang bertegangan 300v, jadi secara logika tidak akan mungkin si pembuat rangkaian menciptakan tegangan pada rangkaian tersebut lebih dari tegangan kapasitor yang dipasang nya.

Nah selesai basa basinya, bongkar deh semua rangkaian itu, sisain papan pcb nya aja. dan ingat juga posisi peletakan kabel battery dan kabel yang menuju lampu flash nantinya kita akan perlu itu. Dan sekarang siapkan lampu CFL atau flourescent lamp yang baru atau yang rusakpun tidak apa apa asalkan tidak pecah saja karena kita akan pakai tabung nya nanti untuk dinyalakan. Nah setelah ada silahkan bongkar dan ambil tabung nya saja, untuk rangkaian elektroniknya silahkan disingkirkan dulu mungkin akan berguna pada project berikutnya. nah pada lampu cfl tadi kan ada 2 batang kawat tuh yang keluar di setiap ujung tabung kaca nya, dua kawat itu gabungin aja jadi satu. sehingga didapatkan dua kawat baru yaitu satu buah kawat tergabug disetiap ujung batang kaca nya.

Baca juga  Cara Cepat Bootloader Arduino

Nah mari kita beralih dulu ke rangkaian flash nya, disana copot dulu kapasitor yang paling besarnya, karena kita ga pake itu lagi. Perhatikan keluaran dari trafo HV yang ada, jalurnya pasti ke kapasitor itu, namun ada salah satunya melalui dioda dulu untuk menyearahkan arusnya. silahkan solder lampu CFL tadi ke kaki trafo tadi yang menuju kapasitor namun untuk yang ada diode nya solder sebelum diode karena kita ingin mengambil arus AC ya mengalir ke lampu. Untuk switch flash kamu bisa ganti dengan saklar biasa atau seperti saya disini langsung di short kan saja. Nah untuk pad tombol charging kapasitor kamu bisa benar benar mengshortkan nya. fungsi pad tombol charging itu adalah mengaktifkan rangkaian HV untuk mengisi kapasitor, namun disini kita alihkan proses tersebut untuk menyalakan lampu secara terus menerus.

Setelah semua terpasang silahkan nyalakan rangkaian mu sesuai dengan catu daya yang diperlukan. saya disini kebetulan dapat rangakain yang memerlukan dua buah batterai untuk dapat menyalakan rangkaian flash ini.

Lampu Emergency dengan Battery

5 gagasan untuk “Lampu Emergency dengan Battery

  • 27 April 2014 pukul 21.39
    Permalink

    mas rangkaiannya yang dari travo HV tersebut bisa digambarkan lagsung maksudnya output dari travo HV tersebut ke kapasitor di kertas agar lebih gampang menyambung ke lamu cfl nya makasih mas

    Balas
  • 12 Juni 2014 pukul 22.59
    Permalink

    Sy tidak menemukan swit utk charging apakah ada bentuk lain pada rangkaian yg saya miliki bgm menemukannya?

    Balas
  • 12 Juni 2014 pukul 23.04
    Permalink

    Selamat malam, mau nanya sy tdk menemukan tombol charging pd rangkaian yg sy punya, apakah ada cara lain utk menshortkannya?

    Balas
  • 22 September 2014 pukul 04.25
    Permalink

    mas lampu kilat nya apa gak bisa kita gunakan untuk lampu penerangan kan terang sekali itu.

    Balas
  • 13 Juni 2015 pukul 21.13
    Permalink

    mas saya juga bongkar dari kamera jadul saya pke neon yang panjang yang 10 watt tapi ada bunyi bedecit gtu mas itu apa nya ya

    Balas

Komentar anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.