Rangkaian Water Level Arduino SMS

on
Categories: Belajar Arduino, Mikrokontroller, Produk

Belakangan ini banyak sekali temen temen sekitaran rumah menanyakan tentang rangkaian water level itu cocok nya menggunakan sensor apa?

Rangkaian water level arduino itu gimana buat nya?

Nah sekarang saya akan membagikan sebuah rangkaian water level yang bisa dibilang sederhana karena saya tidak akan menggunakan sensor untuk mendeteksi level air, sedangkan hanya menggunakan kabel biasa saja.

Kalau sebelum nya sering kali saya melihat teman teman yang membuat tugas akhir tentang water level menggunakan sensor ultrasonic sebagai pembaca jarak antara sensor dan permukaan air. Sensor ini bisa saja digunakan, tapi mengingat sensor ultrasonic adalah sensor yang bekerja dengan gelombang suara ultra sehingga akan sangat berpengaruh terhadap media pemantul gelombang tersebut.

Secara teori sangat lah bagus menggunakan sensor ultrasonic sebagai pembaca jarak sehingga mendapatkan berapa ketinggian air dari dasar permukaan dengan mengurangi jarak dasar wadah ke sensor dengan jarak sensor ke permukaan air. Tapi coba saja saat permukaan air yang akan di ukur tersebut bergelombang, tentu saja nilai pembacaan sensor ultrasonic juga akan kacau.

Nah maka dari itu sekarang saya membuat sebuah water level yang hanya menggunakan kabel sebagai alat untuk mendeteksi lever air.

Komponen Water Level

  • ATMEGA8
  • LCD 16X2
  • Modul GSM SIM800L
  • Resistor 1k x 2
  • Resistor 10k x 4
  • Resistor 100k x 3
  • Resistor 3k3 x 1
  • Capacitor 22pF x 2
  • Capacitor 100nF x 3
  • Elco 470uF/16V x 2
  • Transistor 3904 x 3
  • Crystal 16MHz
  • Dioda 1n4007

[ads1]

 

Skematik Water Level

Coding Arduino

[button color=”orange” size=”medium” link=”http://cogismith.com/QOp” icon=”” target=”false”]Download File Coding Disini[/button]

[sociallocker id=2480]

#include <LiquidCrystal.h>
LiquidCrystal lcd(19, 18, 17, 16, 15, 14);
boolean aman=false;
boolean siaga=false;
boolean bahaya=false;
void setup() {
  Serial.begin(9600);
  lcd.begin(16, 2);
  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print(" WaterLevel SMS ");
  delay(5000);
}

void loop() {
  lcd.setCursor(0,0);
  lcd.print("Status Saat ini:");
  
  boolean a=digitalRead(6);
  boolean b=digitalRead(7);
  boolean c=digitalRead(8);

    Serial.println("AT+CMGF=1"); 
    
    delay(1000);
  lcd.setCursor(0, 1);
  if(!c&&!b&&!a){
    lcd.print("Bahaya   ");
    if(!bahaya){
    Serial.println("AT+CMGS=\"+62xxxxxxxxx\"\r"); 
    delay(1000);
    Serial.println("Status dalam kondisi bahaya.");
    delay(100);
    Serial.println((char)26);
    delay(10000);
    bahaya=true;
    siaga=false;
    aman=false;
    }
  }
  else if(!b&&!a){
    lcd.print("Siaga   ");
    if(!siaga){
    Serial.println("AT+CMGS=\"+62xxxxxxxxx\"\r"); 
    delay(1000);
    Serial.println("Status dalam kondisi siaga.");
    delay(100);
    Serial.println((char)26);
    delay(10000);
    siaga=true;
    aman=false;
    bahaya=false;
    }
  }
  else if(!a){
    lcd.print("Aman   ");
    if(!aman){
    Serial.println("AT+CMGS=\"+62xxxxxxxxx\"\r"); 
    delay(1000);
    Serial.println("Status dalam kondisi aman.");
    delay(100);
    Serial.println((char)26);
    delay(10000);
    aman=true;
    siaga=false;
    bahaya=false;
    }
  }
}

[/sociallocker]

Baca juga  Kenapa Telepon Kabel Berdering?

Nah coba kalian compile dulu coding tersebut di software arduino kalian, dan coba upload di ic atmega8 kamu atau kamu juga bisa gunakan arduino uno sebagai board mikrokontroler nya.

Kalau kamu mau beli project ini lengkap alat dan coding nya beserta file skematik layout dalam format eagle kalian bisa pilih produk berikut ini.