Di artikel ini kita akan belajar tentang bagaimana saya atau bisa juga kamu, merakit sebuah komponen tester atau yang biasa orang sebut ESR meter.

Disebut dengan ESR meter karena alat yang akan kita rakit ini mampu menampilkan nilai ESR (equivalent series resistance) pada kapasitor yang biasanya sangat penting bagi tukang service.

Komponen tester atau ESR meter yang akan kita rakit disini dibuat berdasarkan PCB komponen tester yang dijual di duwiarsana.com. Dengan ukuran yang sangat kecil tentunya nanti kita akan menghasilkan sebuah ESR meter atau komponen tester yang sangat ringkas juga.

Apakah rumit untuk bisa membuat, merakit sebuah komponen tester ini? tentunya tidak. Karena kalau kamu lihat pada gambar tata letak komponen PCB ESR meter ini hanya terdiri dari beberapa komponen saja. Bahkan kebanyakan komponen tersebut sangat mudah untuk ditemukan di toko komponen sekitar.

Sebelum mulai untuk merakit komponen tester atau ESR meter ini ada beberapa hal yang kamu harus ingat. nilai untuk komponen resistor 680 Ohm dan juga 470K harus memiliki nilai toleransi sekecil kecilnya untuk dapat menghasilkan akurasi yang lebih baik.

Oke apa saja komponen yang diperlukan? silahkan perhatikan list berikut :

  • Resistor 680Ohm sebanyak 3 biji
  • Resistor 470K sebanyak 3 biji
  • Resistor 1K sebanyak 2 biji
  • Resistor 10K sebanyak 5 biji
  • Resistor 3k3 Sebanyak 2 biji
  • Kapasitor 10nF
  • Kapasitor 100nF
  • Kapasitor 22pF sebanyak 2 biji
  • Transistor 3904 sebanyak 2 biji
  • Transistor 3906
  • Crystal 8MHz
  • Regulator 7805
  • ATMEGA328
  • LED
  • Elco 100uF/16V
  • LCD 16X2
  • Terminal screw
  • Tombol

Setelah semua kompone tersebut kamu punya dan sesuai maka kamu tinggal menyoldernya di PCB komponen tester sesuai dengan gambar tata letak yang sudah disediakan.

Baca juga  Toko Online Duwi Arsana

TATA LETAK ESR METER

[ads1]

Untuk dapat membuat komponen tester ini menyala tentu saja IC mikrokontroller yang kamu gunakan pada alat ini harus berisikan file firmware yang sudah berisikan program komponen tester. Tenang aja, kamu bisa download file tersebut gratis disini. dan langsung upload ke IC mikrokontroller ATMEGA328 kamu yang kosong. Jadi ga usah mesti beli di duwiarsana.com kalau kamu udah punya IC kosong nya.

[products ids=”3242, 3123″]

Untuk pengaturan IC nya kamu harus set FUSEBIT dari mikrokontroller tersebut seperti ini :

  • LFUSE = 0XFF
  • HFUSE = 0XDE

Link Download :

[sociallocker id=2480]

[button color=”green” size=”medium” link=”https://www.dropbox.com/s/x8o8wcrwckgltq2/Alat%20Ukur.hex?dl=0″ icon=”” target=”false”]FLASH HEX FILE ATMEGA328[/button]

[button color=”green” size=”medium” link=”https://www.dropbox.com/s/qccqgzs6mysulbl/Alat%20Ukur.eep?dl=0″ icon=”” target=”false”]EEPROM FILE ATMEGA328[/button]

[/sociallocker]

 1,455 total views

Merakit Komponen Tester ESR Sendiri

12 gagasan untuk “Merakit Komponen Tester ESR Sendiri

  • 13 November 2015 pukul 12.16
    Permalink

    selamat siang gan…..
    saya baru ni dalam dunia arduino heheheh
    saya sedang membuat alat chos phi meter
    saya menggunakan rangkaian zerro crosing detektor.
    keluaran dari zerroro crosing detektor berupa logika HIGH dan LOW.
    saya numpang tanya gan.
    bagaimana program arduino untuk menghitung berapa lama logika HIGH itu berjalan?
    atau kata lain simulasinya gini gan
    saya menekan tombol, saya ingin menghitung berapa lama tombol itu saya tekan dalam satuan ms (milli secon).
    sekalain dalam bentuktuk bahasa arduino
    makasaih master arduino.

    email saya
    Rizqi.wigapala@gmail.com

    Balas
    • 14 November 2015 pukul 01.08
      Permalink

      kalau cospi mungkin pakai yang ct sensor aja jd kebaca gelombang nya. kalau mau baca berapa lama pakai coding pulseIn(signal, HIGH);

      Balas
  • 18 November 2015 pukul 15.11
    Permalink

    wah sy sangat tertarik dgn penyajian anda bagus utk masyarakat kita yg mau belajar dan mengembangkan teknologi mikro controller

    Balas
  • 14 Desember 2015 pukul 20.06
    Permalink

    Apakah Ada Stock Tester Komponen Yang siap tempur,berapa harganya? Ongkos Kirim Ke Cikarang-Bekasi -Jawa Barat Berapa ? Terima Kasih

    Balas
  • 13 Juli 2016 pukul 17.17
    Permalink

    saya pernah membeli produk spt itu dari bebitartha , mengalami kerusakan diakibatkan sewaktu mengukur elko tidak dikosongkan muatan nya 400v dc. apakah bisa dibeli saja atmega 328 dan apa bisa cocok dng yg lama punya saya ? minta info dan harganya ! tnks

    Balas
  • 7 Januari 2020 pukul 20.56
    Permalink

    Selamat malam, mau tanya, untuk firmware atmega lcd 16×2 sama dgn yg lcd 128×64 ? Terima kasih

    Balas

Komentar anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.