Beberapa bulan lalu saat saya berkunjung ke salah satu rumah temen di deket rumah, ada sebuah jam yang menarik perhatian saya. Jam tersebut banyak terdapat angka angka dari display seven segment dan setiap bagian nya memiliki waktu yang berbeda. Terdapat beberapa waktu yang saya kenal itu adalah waktu sholat yaitu Subuh, Zuhur, Asar, Magrib dan Isya.

Karena saya memeluk agama Hindu saya waktu itu kurang mengerti tentang perubahan 5 waktu tersebut yang kata temen saya setiap minggu bisa berubah, dan saya tertarik untuk mengetahui apa hal yang berkaitan dengan perubahan tersebut. Akhirnya kita ngobrol temanya tentang jam yang baru aja saya liat itu. Sambil ngobrol temen saya nunjukin satu buah lembar jadwal sholat full untuk satu tahun. wah, ternyata bener jam dan menitnya berbeda. Kenapa ya bisa gitu? nah si temen ni jelasin bahwa itu tergantung dari posisi matahari, bulan, posisi kita berada dan ketinggian tempat kita berada.

Ngga bermaksud untuk lebihย tau, berdasarkan cerita temen saya, saya search di google tentang metode penghitungan menentukan waktu sholat tersebut. Ternyata benar, dalam menentukan waktu sholat tersebut ada beberapa parameter penentu seperti tahun/bulan/hari, lintang bujur dan zona waktu kita berada hingga sudut fajar dan isya. Algoritma dalam perhitungan nya saya pelajari dari web ini :ย http://3adly.blogspot.com/2010/07/prayer-times-calculations-pure-c-code.htmlย .

Dalam web tadi itu, perhitungan sudut, cos, sin, tangen, wah semua udah di konversi lengkap dalam aritmatika algoritma pemrograman bahasa C. Trus saya coba untuk tulis di mikrokontroller agar hasil perhitungan itu bisa ditampilkan dalam bentuk display. Nah waktu pertama kali saya mencoba untuk menampilkan pada seven segment. Saya perlu banyak sekali IC sift register untuk men-drive seven segment tersebut karena ada 5 waktu dikali dengan 4 digit seven segment ditambah lagi jam asli nya dan tanggal. Wuihhh ruwet dah waktu tu.

Percobaan pertama saya tes dengan tampil waktu, sukses. Lanjut diterapkan algoritma yang ada di web itu tuh, dan jreng !!! muncul waktu sholatnya. Saat itu saya cocokkan dengan jadwal print out yang ada ternyata ada salah satu waktu yang meleset hingga 1 jam. Setelah tanya ke beberapa temen saya yang muslim ternyata ada beberapa ketetapan dalam perhitungan waktu sholat. Nah langsung deh saya ikutin yang sesuai di indonesia. Sekarang waktunya beda cuma 1-2 menit aja. Saya berkesimpulan mungkin koordinat print out yang sudah ada itu berbeda dengan koordinat rumah saya yang membuat waktu nya beda.

Iseng iseng liat produk jam sholat yang sudah jadi ternyata lebih banyak produknya untuk waktu sholat disimpan dalam EEPROM external dan dipanggil satu persatu pada tanggal yang sudah ditentukan. Jadi waktu yang tampil bisa sama dengan lembaran printout jadwal yang ada. Wah saya pikir, ilmu saya belum sampai kesitu tuh. Sampai di level ini sudah beruntung. dan sampai sekarang jam sholat ni masih nyala di ruangan bengkel saya ๐Ÿ˜€

Kalau saya ada salah dalam penyebutan dan ada kekeliruan mohon teman teman untuk mengkoreksi biar nanti ga ada kesalah pahaman nih. ๐Ÿ™‚ alat ini saya buat bertujuan untuk pembelajaran aja. Dokumentasi alat yang saya buat ada dibawah ini.