Sistem Keamanan Password dan Sidik Jari

Back to Blog

Sistem Keamanan Password dan Sidik Jari

Security sistem password dan sidik jari kayaknya jadi sebuah project yang sangat menarik kalau diangkat jadi salah satu tugas akhir kamu nih. sebuah sistem keamanan yang kalau kita mau akses harus masukin password dulu, nah kalau udah bener trus diminta konfirmasi sidik jari lagi biar pintu itu terbuka, jadi double keamanan deh.

Dalam pembahasan sebelum nya saya pernah membuat juga sistem kemanan yang mirip, hanya saja disana menggunakan satu kali verifikasi keamanan yaitu hanya menggunakan kombinasi password angka saja. Nah kalau sekarang adalah pengembangan dari project yang kemarin itu nih.

Link project sebelumnya :

Komponen yang diperlukan untuk project ini adalah :

semua daftar komponen diatas kamu gunakan untuk merakit project ini jika tidak memiliki modul belajar mikrokontroller. karena dalam video ini saya menggunakan modul belajar duwiarsana.com yang sudah berisikan semua daftar komponen yang ada diatas tersebut.

Dibawah ini adalah konfigurasi pin yang saya pakai di arduino yang saya terapkan di modul belajar duwiarsana.com

byte rowPins[ROWS] = {10, 9, 8, 7};  
byte colPins[COLS] = {6, 5, 4}; //ini keypad nya
LiquidCrystal lcd(19, 18, 17, 16, 15, 14); //ini lcd nya
SoftwareSerial mySerial(2, 3); //ini sidik jarinya

Cuma perlu menghubungkannya dengan menggunakan kabel jumper female aja deh.

Nah, untuk spesifikasi dari alat yang akan kita buat disini yaitu sistem keamanan password dan sidik jari akan saya jelaskan pelan pelan :D. Pertama pas kita nyalain alat ini, maka akan muncul pesan untuk meginputkan password pertama kali yang akan kita gunakan nanti untuk membuka pintu atau menyalakan sesuatu. Setelah menginputkan 6 digit kombinasi angka yang ditutup dengan tanda pagar maka kamu akan dihadapkan dengan perintah untuk menempelkan jari. kemana di tempelin nya :D, ya di sensor sidik jari itu. Tempelin deh jari kamu yang mana aja, atau mau coba jari kaki barangkali hehehe. trus ikuti arahan nya sampai 2 kali inputin sidik jari sampai cocok baru deh alat akan standby menampilkan pesan duwiarsana.com

Baca juga  Similikiti Project

Nah cara pakai nya gimana nih. gampang. Di video saya sudah menampilkan bahwa alat yang saya buat akan saya gunakan untuk membuka pintu, dalam hal ini adalah sebuah solenoid atau doorlock. Caranya dengan di awal menekan tombol bintang untuk masuk ke mode login. Disana kamu akan disuruh untuk memasukkan password kombinasi angka tadi. inget 6 digit ya. trus kalau sudah coba deh kamu tekan pagar, eh muncul pesan disuru tempelkan jari sambil menunggu. coba kamu tempel jari yang salah dulu pasti deh ga mau atau ga ada pengaruh apa apa di alatnya :D nah coba jari yang bener langsung deh ada pesan benar dan solenoid bergerak. Sidik jari memang mantep banget karena setiap jari kita berbeda pola garisnya.

Link download ada pada halaman 2.

Share this post

Comments (17)

  • Aan Nasrulloh Reply

    maaf mas..ko linknya ngga ada?

    6 Juli 2015 at 06.00
  • Aan Nasrulloh Reply

    maaf..ko link nya ngga ada?

    6 Juli 2015 at 06.02
  • Duwi Arsana Reply

    Link nya di bawah mas.

    6 Juli 2015 at 08.00
  • Fadly Liyas Reply

    minta rangkaiannya boleh gan ?

    6 Juli 2015 at 08.19
  • Duwi Arsana Reply

    Sesuai di coding pin yang dipakai. Kan di artikel sudah di jelaskan pin nya mas

    6 Juli 2015 at 10.52
  • Agung Prihantono Reply

    maaf mas duwi ga ketemu juga nih link codingnya. disebelah mana ya?

    6 Juli 2015 at 11.02
  • Fadly Liyas Reply

    Duwi Arsana minta skematik rangkaiannya gan ?

    6 Juli 2015 at 11.17
  • Duwi Arsana Reply

    kalau sudah di like bakalan keluar dengan sendirinya mas

    6 Juli 2015 at 13.58
  • Agung Prihantono Reply

    Duwi Arsana sudah di like tidak bisa juga.

    6 Juli 2015 at 14.19
  • Hendra Reply

    bli, file format ino itu di buka pake aplikasi ap bli?

    7 Juli 2015 at 10.07
  • taqwimisme Reply

    mas duwi bagaimana cara merakitnya dengan breadboard jika tidak punya modul nya??
    makasih sblumnya ats pencerahannya :D

    22 Juli 2015 at 11.52
    • Anak Agung Duwi Arsana Reply

      bisa aja mas, disesuaikan dengan pin yang sudah dijelaskan pada artikel. kalau mau pakai pin yang berbeda ubah codingnya juga sesuai dengan yang akan dibuat

      22 Juli 2015 at 16.15
  • rizqiM Reply

    mas kok gak ada link downloadnya ? terus skematik nya gmna mas ?

    18 November 2015 at 17.51
    • Anak Agung Duwi Arsana Reply

      ada mas di artikel yang baruan. skematik? itu cuma hubungin serial aja. pin nya bisa lihat di coding

      19 November 2015 at 05.34
  • Ipint Reply

    Mas cara rakit komponen.y ada g?

    3 Agustus 2016 at 20.11
    • Anak Agung Duwi Arsana Reply

      rakit? itu hanya terdiri dari sebuah minimum sistem aja mas yang terhubung dengan komponen lainnya dengan pin sesuai koding

      9 Agustus 2016 at 00.45

Komentar anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to Blog